Sketsa Pejalan

Sketsa Tjong A Fie Mansion

1

Sketsa Tjong A Fie Mansion menggunakan media: cat air + bolpoin di atas kertas

Tjong A Fie Mansion dibangun oleh seorang pengusaha kaya medan, Tjong A Fie, di akhir abad ke-19. Terlahir dalam keluarga sederhana di Guangdong, ia merantau ke Hindia Belanda. Di tanah rantau usaha kerasnya berbuah, ia kemudian berhasil membangun sebuah kerajaan bisnisperkebunan tembakau di Deli, perkebunan teh di Bandar Baru dan Si Bulan, serta perkebunan kelapa, di samping investasinya di pertambangan batubara Sawahlunto, Sumatera Barat.

Keluwesannya bergaul membuah Tjong A Fie memiliki banyak teman, dari mulai kalangan bangsawan seperti Sultan Deli sampai rakyat biasa. Ia juga dikenal sebagai dermawan yang tak ragu menyumbangkan hartanya pada golongan manapun yang membutuhkan. Semasa hidupnya, ia juga pernah ditunjuk menjadi Majoor de Chinezeen (Kapitan Tionghoa) Medan. Maka, ketika pada akhirnya ia harus menghembuskan napas terakhir akibat apopleksia (pendarahan otak) pada 4 Februari 1921 (61 tahun) ia dilepas dengan isak tangis oleh ribuan orang yang mencintainya. Sebelum meninggal, ia mewasiatkan agar dari seluruh kekayaannya dibuatkan yayasan yang akan membantu orang tanpa memandang latar belakang. Pada 18 Juni 2009, pada peringatan 150 tahun kelahiran Tjong A Fie, rumah ini mulai dibuka untuk umum.

Tjong A Fie Mansion
Jl. Ahmad Yani no 97-99
Medan, Sumatera Utara

 

Fifan Wisdawantoro
I believe the experience of traveling is so precious in my life that I want to mix the element of "traveling, learning, and sketching" and put them together in one small jar.

    Kisah dari Mapetah Suei Nyumat

    Previous article

    Negeri Sejuta Senja

    Next article

    1 Comment

    1. Yang di medan blm perna masuk nich, tapi sempet melonggo sebentar yg di penang

    Leave a reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    [+] kaskus emoticons nartzco